Minggu, 27 November 2016

Cara Mendeteksi Diri dari Serangan Jantung

Serangan jantung dapat terjadi secara mendadak. Jika hal ini tidak ditanggulangi, maka akibatnya adalah jantung akan mengalami kekurangan oksigen. Akibatnya adalah jantung akan semakin lemah bakkan mengalami kerusakan. Ujung-ujungnya adalah berakhir pada kematian.

Salah satu jenis penyakit jantung yang dapat menyebabkan kematian secara mendadak adalah jantung koroner, dimana pembuluh darah di jantung mengalami penyumbatan atau penyempiran. Jika terlambat untuk ditanggulangi, akan berujung pada kematian.

Seperti kita ketahui bersama bahwa jantung merupakan salah jenis penyakit pembunuh yang nomer satu di dunia, seperti data dari WHO atau organisasi kesehatan dunia dalam naungan PBB. Jutaan orang telah terenggut nyawanya akibat penyakit jantung, semakin hari penderita jantung juga semakin bertambah. Untuk itulah dibutuhkan deteksi dini dari serangan penyakit jantung.

Hal-hal yang perlu diketahui sebagai deteksi dini akan serangan penyakit jantung, adalah sebagai berikut:
  • Nyeri pada dada: Hal ini merupakan tanda-tanda yang umum dan dirasakan bagi kebanyakan penderita penyakit jantung. Jika rasa nyeri di dada bertambah sangat, maka segera hubungi dokter untuk pertolongan lebih lanjut.
  • Sesak napas: Karena aliran darah yang didistribusikan ke jantung menjadi terhambat, maka akibatnya anda akan merasakan sesak napas bahkan denyut jantung yang tidak teratur.
  • Tubuh mudah lelah: Hal ini juga terjadi pada penderita sakit jantung, dimana tubuh akan merasa cepat lelah. Jika merasakan seperti demikian sebaiknya anda cepat untuk beristirahat.
  • Keluar keringat: Penderita penyakit jantung sering merasakan hal ini, bahkan saat kondisi tubuh sedang tidak beraktivitas, keluar keringat dari dalam tubuh.
  • Timbul pembengkakan: Pembengkakan sering muncul di daerah kaki, dan perut yang diakibatkan penumpukan cairan pada tubuh. Jalan satu-satunya adalah berkonsultasi pada dokter jika gejala pembengkakan ini muncul pada tubuh anda. 
Deteksi dini diperlukan agar anda mengetahui kondisi tubuh anda. Jika hal-hal diatas muncul, alangkah baiknya jika menghubungi dokter ahli penyakit jantung untuk pemeriksaan lebih lanjut. 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar